Assalamu’alaikum Wr. Wb Sesudahnya Alhamdulillah aku bisa membuat tulisan ini, walau sebenernya ini hanyalah sebuah tulisan kosong, dan kis...

Anisa Fitriyanti – S1 FPSD Bumi Siliwangi, Universitas Pendidikan Indonesia


universitas-pendidikan-indonesia


Assalamu’alaikum Wr. Wb

Sesudahnya Alhamdulillah aku bisa membuat tulisan ini, walau sebenernya ini hanyalah sebuah tulisan kosong, dan kisah pribadiku yang gak begitu penting buat kalian ketahui, tapi dibalik kisahku semoga ada secuil inspirasi untuk para pembaca sekaliannn…..

Jreng…..

Santai aja ya, bacanya jangan terlalu kaku hahah..


Sedikit Perkenalan

Hai para pembaca sekalian, kenalin ni yaa saat aku lahir papah dan mamahku ngasih nama kedua  aku ANISA FITRIYANTI yang di SMA popular dipanggil SENYUM. Karena nama pertama aku FEBRI FEBRIANTI malah bikin aku sakit, katanya sih namanya keberatan (keberatan bukan berarti bawa beban berat kiloan yaa).. Aku lahir di Bandung, SD di Bandung, SMP di Bandung, SMA di Bandung kuliah pun di Bandung (bukan kuli-ah ya!). Anak Bandung asli pokokna mah..

Udah lama sekali aku memimpikan untuk bisa masuk ke SMAN 17 Bandung. Tempatnya di Jalan Tujuh Belas, di Caringin deket Pasar Induk. Maklumlah aku dulu orangnya gak gaul dan gak mikirin sekolah yang neko-neko. Bagiku diterima di SMAN 17 juga udah bersyukur asal negeri, dan yang penting gak jauh dari rumah. (ciee anak rumahan.. takut yang jauh-jauh) Dan ya, akhirnya aku pun masuk kedalamnya. 

Tapi awalnya aku udah gak ngerasa aneh banyak orang yang gengsi masuk sana. SMAN 17 Bandung yaitu sekolah yang memberikan banyak kesan selama menjadi salah satu keluarga dari sekolah itu. Kekeluargaan yang sangat terasa bukan hanya sesama murid tetapi juga antar murid dan guru pun tercipta rasa kekeluargaan. Sekolah pun sudah kami anggap seperti rumah kami sendiri karena kami yang lebih banyak menghabiskan waktu di sekolah bersama teman-teman.


Pada saat kelas X aku mendapatkan kelas X IPS 4 dikelas ini bagiku masih biasa aja. Karena pada saat itu tujuanku yaitu hanyalah mencari ilmu bukan untuk berteman banyak. Namun, pada saat itu aku  gaptek banget sama pelajaran yang berhubungan dengan komputer. Gimana ya, sebernya aku malu ceritain ini, tapi gak papalah.. Dulu aku takut banget sama yang namanya komputer, bahkan pas nyalain CPU nya aku takut computer itu malah hidup, ngeluarin cahaya dan langsung meledak, “DUARRR”…keluar asep deh…dan nantinya aku harus ganti semua kerusakannya. Tapi, Alhamdulillah Ibu Maya guru kewirausahaan pada saat itu mampu membuatku menghilangkan rasa takut pada komputer itu dan mengajariku untuk masuk ke dunia IT. Dan ya, akhirnya aku bisa mengenal 1 materi tentang corel draw pada saat itu dan langsung membagikan ilmu yang aku dapat kepada teman-temanku. Walau hanya secuil ingattt …


Pada saat itu pula aku banyak mengikuti organisasi yaitu, KLOSET (Kelompok Seni Tujuh Belas), TASRIM (Tali Silaturahmi Remaja Islam Masjid Miftahul Ulum, SATELIT, dan PMR (udah gakaktif tapi). Dan di kelas X aku mendapat kesempatan untuk mengikuti sebuah perlombaan yang berhubungan dengan desain grafis. Dulu aku bertim dengan 3 orang kakak kelas yang baru saling kenal yaitu Teh Mega, Kang Jihad, Kang Andi dan aku. Pokoknya itu lomba dikasih waktu cukup lama dan dengan tema “Say No To Free Sex” . Dan awalnya kami sempat kecewa dengan sekolah karna tidak menyediakan fasilitas untuk kami, tetapi tak apalah karena kami mampu memberikan kebahagiaan untuk sekolah, dan sekolah bangga pada kami. Karena pada saat itu Alhamdulillah kami mendapat Juara 1 Lomba Poster Tingkat Kota Bandung.

 
Dan kenaikan kelas pun datang, akupun beranjak ke kelas XI IPS 4 dengan nilai yang cukup memuaskan. Di kelas XI semester 2 aku baru sedikit membuka diri untuk berteman. Dan ya, teman-temanku memang banyak. Bahkan ada juga mereka yang sudah kuanggap sebagai sahabat malah memanfaatkanku (mirisss amat yaa) dan kebalikannya dulu mereka yang kuanggap teman biasa bahkan mungkin pernah ngomongin juga kalau aku tuh jutek malah jadi temen deket  dan bahkan jadi lebih (lebihnya sahabat ya bukan pacar). Dan merekalah sahabat yang aku cari yaitu Ardian dan Finna. Bagiku tidak penting berapa banyak sahabat yang aku miliki, tetapi kenyamanan dan kepercayaan yang aku butuhkan. Karena bagiku mereka sudah kuanggap sebagai saudaraku sendiri. Ingetnya di samping kita menuntut ilmu kita juga butuh dukungan orangtua dan sahabat dimanapun mereka berada. Itu juga bisa membantu motivasi dalam belajar lohh.. jadi bukan karna pacar aja…


Dikelas XI juga aku menjadi anggota keluarga di TASRIM dan mengikuti semua organisasi dan kegiatan didalamnya. Ada banyak sekali pengalaman yang aku dapat disana, dan maaf gabisa aku sebutin rinciannya (kaya harga aja). Dan di KLOSET aku mendapat amanah untuk menjadi Ketua KLOSET dan membimbing adik-adik untuk bisa mendalami semua kegiatan yang ada. Disini kita bukan hanya menggambar tetapi belajar yang lain juga, dan udah banyak pameran yang kita kunjungi juga. Karena pada saat aku memimpin, aku selalu berkata ATM (Amati, TIru, Modifikasi) dalam membuat suatu Karya. Dan di kelas XI juga aku mendapat Juara 2 Poster di SMA lupa hehe. 

Dan sempat mengikuti ajang perlombaan olimpiade computer dan mengikuti seminar selama 3 hari di SMAN 4 Bandung. Pokoknya seneng banget deh bisa kepilih jadi perwakilan di SMAN 17 Bandung.
Beranjak ke kelas XII IPS 4, aku sudah bercita-cita untuk menjadi guru dan masuk UPI di Bandung. Tapi hanya angan yang ku impikan tanpa adanya usaha (jangan ditiru ya sobb).. Dan ya, semangatku dikelas XII mulai memuncak. 

Tujuanku pada saat itu hanya UN tinggi udah gak lebih. Ketika itu aku bingung ngeliat temen-temen pada ngurusin nilai buat SNMPTN dan ngobrolin SBMPTN, sedangkan aku cuma ngikut-ngikut doang ga ngerti apa-apa (udah kayak anak ayam ngikutin induknya). Dan karena penasaran aku mulai tanya-tanya deh ke BK SNMPTN,SBMPTN,UM itu apa ya? 

Lalu BK pun menjelaskan dan dari situlah aku mulai mengerti. Tapi seperti biasa guru seniku Bu Intan malah membuatku untuk mengikuti Lomba Menggambar yang diadakan oleh Faber Castell dengan tema “lestarikan hutanku” dan akhirnya akupun mengikutinya sebagai hiburan saja bukan demi kemenangan. Dan 1 lagi aku sering mengikuti event dan lomba di UPI, pada saat itu juga kebetulan aku mengumpulkan karya yang berhubungan dengan teknologi.


Seiring mendekati hari H-UN, aku masih bingung dengan jurusan yang aku pilih. Dan tujuanku tetap tidak berubah yaitu Kampus UPI. Tetapi hati kecilku bicara katanya aku harus pilih jurusan yang aku nyamanin yaitu seni rupa. Tapi keluargaku terutama kakak saudaraku masih membujukku agar aku memilih Adpen (Administrasi Pendidikan) di UPI. 

Tapi karena aku masih labil aku telfon papah dan meminta jawaban darinya. Katanya, “ikuti aja apa kata hati, karena hati gaakan bisa hianatin tekad dan keputusan yang kamu miliki saat ini, dan lihatlah skill yang kamu miliki saat ini, dan lakukanlah segala sesuatu karna Allah dan niatkanlah yang terbaik”. 

Hingga akhirnya, aku putuskan karena gak ingin nyakitin hati semua orang pilihan pertamaku di UPI jurusan Adpen dan Pend. Seni Rupa dan pilihan kedua UIN jurusan Administrasi Negara. Lalu akhirnya aku pun mengikuti persyaratan SNMPTN dengan beberapa kali memperbaiki nilai raportku agar nantinya sesuai, dan meminta TTD Kepala Sekolah dan cap sekolah pada gambar yang aku buat untuk mengunggah persyaratan portopolio jurusan Pend. Seni Rupa. Dan mengumpulkannya pada hari, jam, dan detik terakhir pengumpulan pendaftaran. Tetapi sebelumnya, aku pun sempat mendaftarkan diri dan masuk ke POLBAN tetapi bagiku itu hanya iseng aja. Dan mendaftar juga di UIN Sunan Gunung Jati sebagai jaga-jaga.


Dan hari yang ditunggu pun akhirnya datang, orang-orang banyak yang mempersiapkan diri belajar untuk SBMPTN, sedangkan aku pada saat itu gak ngerti apa-apa dan berencana untuk daftar SBM tanpa belajar. Jreng… banyak temanku berkata bahwa mereka tidak masuk SNMPTN, lalu aku mendapat kabar dari Monny juga dia gak lolos dan nyuruh aku buat cek website juga. 

Tapi aku sempat berfikir gak usahlah ngapain ngecek lagian temen aku aja yang pinter dan nilainya lebih tinggi dari aku aja gak lolos apalagi aku. Dan karena sahabatku juga penasaran denganku akhinya aku mutusin deh buat nge cek tuh website. Eh yang kulihat ada tanda birunya. “Selamat anda dinyatakan Lulus” di UPI jurusan Pendidikan Seni Rupa dan Kerajinan udah aja, dengan tiisnya aku tutup laptop dan kembali berbaring. Lalu, ketika aku ditanya oleh kakakku “masuk mana kamu?” kataku “masuk UPI jurusan Adpen”. Oh responnya, kan aku jadi males. Besoknya aku masih heran dan pas aku baca lagi eh taunya jurusan Pend. Seni Rupa, dan ekspresiku akhirnya berubah jadi senang dan bersyukur jangan lupa. Walau belum tahu dunia dan tantangan apa yang akan aku hadapi kedepannya. Intinya jalanin aja ya Sobb…  (


Itulah kisahku selama masa-masa SMA. Semoga menginspirasi kalian semua yaa, jangan lupa bangkitlah dari kegagalan dan terus berusaha dan mencoba. Karena hasil adalah cerminan dari usaha. Dan jadikan kegagalan sebagai motivasi. Namun jangan jadikan perjuangan itu dengan pencapaian dunia saja. Dan akan kuberikan rahasiaku yaitu 1 hal, niatkan semuanya karena Allah, insya allah semuanya jadi berkah dan lancar. Aaamiinnn (
Makasih udah baca curhatanku yang gak jelas dan panjangnya sekereta apieun.. uluuuhhh
Semoga Berhasil


Wassalamu’alaikum Wr.Wb

Ini ada beberapa foto yang diunggah pas waktu SNMPTN
Sorry gambarnya ganiat ini mah aslian, kalau mau liat karya lain. Boleh tapi follow IG aku dulu yaaaa   ( @fitriyantianisa

Semoga dengan beberapa penghargaan yang saya punya, dapat menginspirasi kalian dalam berkarya bukan hanya dalam bidang pendidikan. Dan kembangkan skill yang kalian miliki. Dan bagi yang belum tau skillnya, ayo cari tau dari sekarang. Dan maaf bukannya pamer, tapi ini suatu kebanggaan bagi saya untuk bisa membuat iri kalian semua, sehingga bisa berprestasi seperti saya
Wassalam

0 Comments: